Assalamualaikum
Akhi Ukhti,
Apa
kabar hari ini? Ane harap sehat dan selalu istikomah dijalan Allah ya, Aamiin.

Nah
para Akhi dan Ukhti yang cakep-cakep, tapi tetap cakepan saya (Narsis ya Ane
??) udah pada tahu belum pandangan Islam mengenai virus mematikan ini? Belum ya
? Nih aku kasih sedikit bocoran, biar akhi dan ukhti makin tahu. Pacaran
seperti yang biasa dilakukan oleh anak muda akhir-akhir ini sangat tidak
dianjurkan dalam islam, karena bertentangan dengan ajaran islam yang tidak
memperbolehkan pacaran. Hubungan "pacaran" dalam islami disebut
ta'aruf. Dan ini sangat bertentangan dengan pacaran "bebas" yang
akhir-akhir ini kita saksikan di tengah-tengah masyarakat yang terpengaruh
budaya barat.
Sekarang juga tak
susah bagi kita untuk dapat melihat gaya pacaran anak muda yang dianggap modern
itu, banyak banget kan gaya pacarannya? Mulai dari cara manggilnya “sayang” Atau nggak “Beb” atau yang lebih parah lagi “Ayah-Bunda,
Papi-Mami, Papah-Mamah”, Masyaallah tu bocah berdua kapan nikahnya?. Oh ya
ada juga yang berpendapat bahwa pacaran nggak pakai nafsu itu nggak asyik,
memang banyak yang berfikir kalau pacaran pakek nafsu itu dosa, tapi kayaknya
hal itu udah nggak berlaku lagi kalau udah ketemu sama lawan jenis yang
dijadikan pusat sayangnya itu, nggih nopo nggih ?? Hal tersebut juga tak
jauh-jauh dari peran setan sebagai penggoda manusia, tapi ingat jangan melulu
menyalahkan setan ya, setan hanya menggoda manusia sekali saja, setelah itu ya
hawa nafsu kalian berarti yang ambil star. Inggat nggak sama sabda Rosulullah
SAW yang artinya : "jika dua lawan jenis berduaan, maka yang ketiga adalah
setan", lah mungkin juga udah nggak kalian hiraukan ya sabda itu, salah
besar kawan, kalau kalian menyepelekan sabda itu !
Di Islam juga ada
kok pacaran tapi beda istilah juga beda gaya, kalau di Islam pacaran lebih
dikenal dengan istilah Ta’aruf (saling mengenal) lebih aman kok! Jelaslah
lawong ta’aruf juga punya batasannya kok, lalu apa saja batasan dari ta’aruf,
mari kita simak….
1. Tidak melakukan perbuatan yang dapat mengarahkan kita kepada
perbuatan zina, Di antara perbuatan tersebut seperti berdua-duaan dengan lawan
jenis ditempat yang sepi, bersentuhan termasuk bergandengan tangan, berciuman,
dan lain sebagainya. Ingat awalnya yang nyoba bisa jadi terbiasa lho,
naudzubillah.
2. Harus menjaga mata atau pandangan kita ke pandangan yang
mengarah pada timbulnya hawa nafsu. Sebab mata kuncinya hati. Dan pandangan itu
pengutus fitnah yang
sering membawa kepada perbuatan zina.
3. Menutup aurat Sangat diwajibkan kepada kaum wanita untuk
menjaga aurat dan dilarang memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk
tubuhnya, kecuali untuk suaminya. Dalam hadis dikatakan “bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan
lekuk tubuh, memakai minyak wangi yang baunya semerbak, memakai make up dan
sebagainya setiap langkahnya dikutuk oleh para Malaikat, dan setiap laki-laki
yang memandangnya sama dengan berzina mata dengannya. Di hari kiamat nanti
perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga, apa lagi masuk surga.”
Nah kawan udah jelas kan sekarang mengenai hukum pacaran ?? Masih
mau pacaran yang lepas dari syri’at Islam ? Nggak lah ya !! Dari pada sekarang
kita mencintai dia yang belum tentu baik
bagi kita, mending sekarang kita mencintai Dia yang jelas-jelas baik bagi kita,
bener kan ? Yaudah ini aja dulu kali ya, yang saya bahas kali ini, mungkin
kapan kapan bisa lanjut lagi, hihi…….
Sudah bekas menjadi sampah
Jangan sampai mengotori kali
Hati-hati dalam melangkah
Salah langkah sesallah pasti
EmoticonEmoticon